Pendidikan Tanpa Batas

Founder Pendidikan Tanpa Batas

Mengenai Saya

Foto saya
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis
Lihat profil lengkapku

Minggu, 18 Desember 2022

JUKLAK BANSER PROTOKOLER

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 18, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: JUKLAK BANSER PROTOKOLER
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

TEKNIK DASAR KEPROTOKOLERAN BANSER

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 18, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: TEKNIK DASAR KEPROTOKOLERAN BANSER
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

PO BANSER

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 18, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: PO BANSER
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

MATERI DIKLATSUS BANSER PROTOKOLER 2

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 18, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: MATERI PROTOKOLER 2
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

MATERI DIKLATSUS BANSER PROTOKOLER 1

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 18, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: MATERI DIKLATS PROTOKOLER 1
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Sabtu, 17 Desember 2022

ISRA' MI'RAJ

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 17, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: ISRA' MI'RAJ
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

PPT MODEL MIKIR

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 17, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: MODEL MIKIR
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

IMPLEMENTASI PENDEKATAN "MIKIR" DALAM RPP


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 17, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: PENDEKATAN MIKIR
Location: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

MUNASABAH AL-QUR'AN

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 17, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: MUNASABAH AL-QUR'AN
Location: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

ASBABUN NUZUL AL-QUR'AN

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 17, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: ASBABUN NUZUL AL-QUR'AN
Location: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Jumat, 16 Desember 2022

BERKAH MENJADI GURU PAI


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 16, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: BERKAH MENJADI GURU PAI
Location: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

KAKI MALAIKT


 


By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 16, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: KAKI MALAIKAT
Location: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

BERBURU KEBERKAHAN DALAM GURU PAI



 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 16, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: BERBURU KEBERKAHAN DI DALAM GURU PAI
Location: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

BERTEMU AYAH DALAM MIMPI


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 16, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: BERTEMU AYAH DALAM MIMPI
Location: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Kamis, 15 Desember 2022

Sejarah Turunnya al-Qur'an

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Sejarah Turun Al-Qur'an
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Ulumul Qur'an dan Perkembangannya

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Ulumul Qur'an dan Perkembangannya
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

MEMBUAT SOAL HOTS


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: MEMBUAT SOAL HOTS
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

PPT CAPAIAN PEMBELAJARAN


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: PPT CAPAIAN PEMBELAJARAN
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

PPT PEDOMAN KURIKULUM MERDEKA


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: PPT PEDOMAN KURIKULUM MERDEKA
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

ppt ATP KURIKULUM MERDEKA


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: PPT ATP KURIKULUM MERDEKA
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

PPT MODUL PROYEK


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: PPT MODUL PROYEK
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

PHBI SMPN Lubuk Tua


Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) SMPN Lubuk Tua


Tema : Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

Penceramah : Ustadz RASIMAN S.Ag. M.Pd.I 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati .aylid Nabi SAW, yang sebelum Hari H dilaksanakan aneka kegiatan untuk memeriahkan dengan berbagai lomba, seperti ceramah agama cerdas cermat, lomba Hadroh, dan lomba kaligrafi. 

Jangan pernah halangi kecintaan kami kepada orang yang kami cintai 

Maulid Nabi Muhammad SAW, adalah bukti cinta kami. 

Belajar dari sebuah  perjalanan hidup. 

Sampai saat ini, saya tidak ingat atau, lupa. Tapi,....

Rasa-rasanya bahwa :

Wanita yang telah melahirkan ku tak pernah menyuruhku untuk memanggilnya "Mamak, Ibu, atau Umi". Dan, lelaki suami Ibuku juga tak pernah mengajariku untuk memanggilnya "Bapak, Ayah, atau Abi". Karena,  wanita yang telah melahirkanku tahu persis bahwa saya adalah anaknya. Demikian juga, suami Ibuku tahu persis bahwa saya adalah anaknya. 

Karena itu, saya memanggil wanita yang telah melahirkanku dengan panggilan "Mamak". Serta, saya memanggil lelaki suami Ibuku dengan panggilan "Bapak" meski mereka tak pernah menyuruhku memanggil seperti itu. 

Dan, aku tak pernah memanggil wanita yang telah melahirkan ku, serta lelaki suami Ibuku dengan hanya memanggil "Namanya" saja. Karena aku tahu betul, bahwa aku mencintai mereka, dan mereka juga mencintaiku. 

Itulah cara kami. Cara yang telah diajarkan oleh guru-guru kami, Kiyai kami. Dan, cara ini akan terus Kami  pertahankan. 

Jika ada yang bilang kami "Bodoh".....

Terima Kasih. 

Jika ada yang bilang kami akan masuk neraka,

"Terima Kasih". 

Kami hanya ingin mencari Ridho Allah melalui Orang yang aku cintai. Melalui kedua orang tua kami. Melalui Rasulullah SAW kekasih kami.

Bukankan Nabi  Ibrahim As dulu pernah dibakar oleh Namrud, tetapi Allah SWT Ridho ?

Api itu panas, karena Allah yang buat. 

Dan, ketika harusnya panas, kok berubah dingin...

Itu, hak prerogatif Allah SWT. 

Dan, semua adalah ciptaan Allah. 

Berharap, semoga yang kami lakukan adalah mendapat ridho Allah SWT. 

Hasilnya....?

Terserah ALLAH SWT.


#Banser_Protokoler_MURA_Sumsel


Puncaknya pada 12 Rabiul Awal 1444 H  dilaksanakan Ceramah Agama di Musholla SMPN Lubuk Tua. 

Kefiatan tersebut diikuti oleh seluruh Peserta Didik dan Dewan Guru SMPN Lubuk Tua. 





By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Charakter Building
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Mengenal Capaian Pembelajaran di Kurikulum Merdeka


 Apa itu "Capaian Pembelajaran" 

(Rasiman, S.Ag., M.Pd.I -Pemerhati dan Praktisi Pendidikan). 

Saat ini, Kurikulum Merdeka menjadi salah satu Kitab penting bagi Dunia Pendidikan. Oleh karenanya, memahami hal Ikhwal tentang itu menjadi sebuah keharusan bagi setiap Guru dan Pemangku kebijakan di sekolah. Berikut ini, saya tuliskan beberapa hal terkait dengan Capaian Pembelajaran di dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran

Di dalam kegiatan pembelajaran harus ada capaian yang harus diselesaikan oleh Peserta Didik. Secara historis, bahwa  Capaian dalam kurikulum sebelumnya dinamakan kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD). Namun, seiring Perkembangan zaman dan Perkembangan Kurikulum, terlebih di dalam dalam Kurikulum Merdeka bahwa istilah "Capaian" ini dinamakan Capaian Pembelajaran, yang sering disingkat dengan "CP".

Capaian Pembelajaran dimaksud, berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi. Capaian pembelajaran dalam kurikulum merdeka merupakan keterampilan belajar yang dimiliki oleh siswa dan harus diselesaikan setiap tahap. 

Kurikulum Merdeka sendiri merupakan kurikulum yang dicanangkan oleh Mendikbudristek  Nadiem Makarim untuk mengatur kegiatan pembelajaran di sekolah yang bersifat student centered learning atau berpusat pada siswa. Kurikulum Merdeka mengatur pembelajaran sesuai minat dan bakat anak dinilai lebih fleksibel dan berkonsentrasi untuk mengembangkan kemampuan atau kompetensi siswa.

Isi dari Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, yaitu kumpulan kompetensi dan lingkup materi yang disusun komprehensif berbentuk narasi. Pemetaan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka sesuai perkembangan siswa dalam fase usia.

Strategi untuk mencapai capaian pembelajaran yaitu dengan mengurangi cakupan materi dan mengubah tata cara penyusunan yang lebih fleksibel sehingga siswa tidak merasa tertekan untuk mencapai pembelajaran tersebut.


Semoga Bermanfaat dan BAROKAH

#nkri_harga_mati

#sahabat_pembelajar





By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Capaian Pembelajaran
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Mengenal ATP Kurikulum Merdeka


Alut Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka 

(Rasiman, S.Ag., M.Pd.I : Pemerhati & Praktisi Pendidikan).

Saat ini, dengan digelontorkannya Kurikulum Merdeka oleh Kemendikbudristek RI Mas Nadhim Makarim, maka mengetahui Cara Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah sangat Urgent.

Tanpa itu, kita para Guru akan merasa kebingungan di dalam menyusun Perangkat Ajar, dan Modul Ajar sebagai bagian penting di dalam Pembelajaran.

Berikut ini, akan saya tuliskan beberapa hal yang ada relevansinya dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) agar bapak/Ibu guru dapat dengan mudah memahaminya adalah sebagai berikut :

Dengan telah resmi dan diperkenalkan "Kurikulum Merdeka " oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, pada Februari 2022 lalu. Maka, Kurikulum ini akan menjadi pengganti kurikulum sebelumnya yang dinilai masih memiliki sejumlah kelemahan dalam penerapannya. 

Sehingga, Kurikulum Merdeka diyakini dapat memberikan ruang yang luas dan fleksibel bagi guru dan sekolah dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolahnya masing-masing yang disesuaikan dengan Karakteristik Peserta Didiknya dan Lingkungan sekolah. 

Di dalam kurikulum ini, ada istilah yang namanya Alur Tujuan Pembelajaran atau sering disingkat menjadi ATP. Apa itu ATP Kurikulum Merdeka? Bagaimana cara menyusunnya? Ini pertanyaan-pertanyaan mendasar yang akan dijadikan rujukan di dalam menjawab hal Ikhwal tentang ATP Kurikulum Merdeka. 

Definisi ATP Kurikulum Merdeka 

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang memberikan independensi kepada para Guru dan Peserta didik  untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, sehingga konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.Kurikulum ini secara resmi diperkenalkan pada Februari 2022 lalu dan akan menjadi pengganti Kurikulum 2013. 

Namun, beberapa sekolah sudah ada yang mulai menerapkan Kurikulum Merdeka ini. Kurikulum yang sebelumnya dikenal dengan nama kurikulum prototipe ini diharapkan sudah bisa diterapkan pada semua sekolah di Indonesia di tahun 2024 nanti. 

Di dalam kurikulum baru ini  muncul istilah-istilah baru. Salah satunya adalah Alur Tujuan Pembelajaran atau ATP.ATP atau Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. 

Dalam penyusunan ATP,  alur ini disusun secara linear sesuai dengan urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari. Secara genetal, bahwa ATP Kurikulum Merdeka ini memiliki fungsi yang sama dengan silabus, yakni sebagai acuan perencanaan pembelajaran. 

Bedanya, dalam Alur Tujuan Pembelajaran di Kurikulum Merdeka ini tidak hanya menjadi acuan atau panduan untuk guru saja, tapi juga panduan bagi siswa agar dapat memenuhi pencapaian pembelajaran di akhir fase.Ada dua poin utama dalam ATP Kurikulum Merdeka yang harus Bapak dan Ibu guru perhatikan, yaitu:

Pertama, 
Alur Tujuan Pembelajaran ini adalah panduan untuk guru dan siswa dalam melaksanakan capaian pembelajaran di akhir fase tersebut.

Kedua,
Tujuan pembelajaran disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu.

Cara menyusun ATP Kurikulum Merdeka 

Ketika guru akan menyusun ATP, maka guru harus  memiliki hak untuk menyusun alur pembelajaran masing-masing yang terdiri dari rangkaian tujuan pembelajaran. Namun, di lain sisi, guru juga harus memperhatikan beberapa set alur yang telah diberikan oleh pemerintah.Atas dasar itu, dalam menyusun ATP, guru juga harus memperhatikan tujuh prinsip, yaitu:

Pertama,
Sederhana dan informatif

Kedua,
Esensial dan kontekstual;

Ketiga,
Berkesinambungan

Keempat,
Pengoptimalan tiga aspek kompetensi; (a) merdeka belajar; (b) operasional dan aplikatif; dan (c) adaptif dan fleksibel. Berikut ini  langkah-langkah menyusun Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka. 

Pertama,
Lakukan analisis Capaian Pembelajaran (CP) yang memuat materi, kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Kedua,
Identifikasi kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik sebelum mencapai kompetensi di akhir fase.

Ketiga,
Lakukan analisis setiap elemen atau sub-elemen profil pelajar Pancasila sesuai dengan mata pelajaran dan CP pada fase tersebut. 

Keempat,
Rumuskan tujuan pembelajaran dengan mempertimbangkan kompetensi yang harus dicapai peserta didik, pemahaman bermakna yang dipahami, dan keterampilan berpikir seperti apa yang perlu dikuasai oleh peserta didik agar dapat tercapai tujuan pembelajaran. 

Kelima,
Jika tujuan pembelajaran sudah dirumuskan, maka langkah selanjutnya adalah menyusun tujuan pembelajaran secara linear sesuai dengan urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari. 

Keenam,
Tentukan ruang lingkup materi dan materi utama yang bisa lebih dari satu pada setiap tujuan pembelajaran.

Ketujuh,
Berdasarkan rumusan tujuan pembelajaran, guru dapat menentukan jumlah jam pelajaran yang diperlukan. Misalnya, tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi pengetahuan 120 menit, sikap 120 menit, dan keterampilan 480 menit. 

Aspek yang Terdapat dalam ATP Kurikulum Merdeka

Berdasarkan dari operasional komponen tujuan pembelajaran, ada tiga aspek dalam ATP Kurikulum Merdeka, yaitu kompetensi, konten, dan variasi. Berikut penjelasan tentang hal-hal yang dimaksud adalah sebagai berikut : 

Pertama,
Kompetensi
Kompetensi adalah kemampuan yang dimiliki dan bisa diterapkan oleh siswa dalam bentuk produk ataupun kinerja, baik secara abstrak maupun nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi ini sebagai bukti bahwa siswa sudah berhasil mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.Hal ini bisa dilihat setelah siswa mengikuti dan menyelesaikan rangkaian kegiatan pembelajaran di kelas. Sebagai contoh, siswa dapat menjelaskan kembali materi yang sudah dijelaskan oleh guru, siswa dapat mengutarakan pendapatnya terhadap suatu permasalahan, dan sebagainya. 

Kedua,
Konten
Konten adalah isi atau inti dari pembelajaran yang didapatkan dan harus dipahami oleh siswa setelah mempelajari suatu materi di akhir satu unit pembelajaran. Di sini, Guru dapat menentukan sendiri konten yang harus dipahami oleh siswa di akhir satu unit pembelajaran.Tak hanya itu saja, guru juga dapat mengajukan pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran di unit tersebut. Misalnya, konten tentang perubahan bentuk makanan menjadi feses karena adanya sistem pencernaan dalam tubuh manusia. Dari konten tersebut, Bapak dan Ibu guru bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan materi untuk menguji pemahaman siswa sekaligus melatihnya untuk berpikir kritis. 

Ketiga,
Variasi
Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka juga harus memenuhi aspek variasi, yaitu keterampilan berpikir yang harus dikuasai siswa agar dapat mencapai tujuan pembelajaran. Jadi, tidak hanya diterapkan dalam bentuk terciptanya sebuah produk atau kinerja saja, tujuan pembelajaran juga harus dapat membantu siswa dalam mengasah soft skill yang dimiliki, terutama dalam berpikir. 

Adapun keterampilan berpikir yang harus dimiliki oleh siswa adalah kreativitas, berpikir kritis, serta berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills), seperti analisis evaluasi, prediksi, menciptakan, dan sebagainya.Contoh dari aspek variasi adalah siswa dapat menganalisis suatu permasalahan yang ada di lingkungan sekitar, mulai dari mengidentifikasi penyebab, pengaruh, hingga mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut. 

Kriteria  ATP Dalam Kurikulum Merdeka 

Ada beberapa kriteria dalam ATP Kurikulum Merdeka yang perlu Bapak dan Ibu guru ketahui. 
Berikut beberapa kriteria tersebut, yaitu :

Pertama,
Dapat menggambarkan urutan pengembangan kompetensi apa saja yang harus dicapai oleh siswa di akhir fase pembelajaran.

Kedua,
Setiap fase dalam Alur Tujuan Pembelajaran dapat menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang linear, mulai dari awal fase hingga akhir fase.

Ketiga,
Alur Tujuan Pembelajaran yang dibuat untuk seluruh fase dapat menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang mana di dalamnya tercantum tahapan perkembangan kompetensi antar fase dan jenjang.

 
Semoga Bermanfaat, penuh BAROKAH

#nkri_harga_mati  
#sahabat_pembelajar
#pendidikan_tanpa_batas 







By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: ATP Kurikulum Merdeka
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

MODUL AJAR


Membuat Modul Ajar Fase D Mata Pelajaran PAI Jenjang SMP/MTs/sederajat

(RASIMAN, S.Ag., M.Pd.I : Pemerhati & Praktisi Pendidikan). 


Definisi Modul Ajar 

Untuk mempermudah di dalam  memahami apa itu Modul Ajar, maka berikut ini penulis tuliskan beberapa hal yang berhubungan dengan Modul Ajar itu sendiri, terutama untuk Modul Ajar PAI tingkat SMP/MTs/ sederajat pada Fase D. 

Yang dimaksud dengan "Modul Ajar PAI SMP" Adalah modul ajar yang diperuntukan bagi Guru PAI SMP. Modul ini adalah salah satu dari kumpulan modul yang secara resmi disediakan dan atau telah disetujui oleh pemerintah. 

Modul ajar PAI merupakan penjabaran dari Alur Tujuan Pembelajaran dan disusun sesuai dengan fase atau tahap perkembangan murid.


Dalam membuat Modul Ajar, secara Umum bahwa :

1. Guru diperbolehkan mengikuti Modul Ajar yang telah dibuat oleh Pemerintah dengan tanpa melakukan perubahan apa pun. 

2. Guru boleh melakukan perubahan beberapa konten yang dianggap relevan dengan karakteristik peserta didik dan Lingkungan Sekolah.

3. Guru melakukan perubahan secara Mandiri terhadap apa yang ada di dalam Modul Ajar. Hal ini karena Modul Ajar yang telah dibuat dianggap tidak sesuai dengan Karakteristik Peserta Didik dan Sekolah yang ada. 


Kriteria Modul Ajar adalah sebagai berikut:

1. Esensial: Pemahaman konsep dari setiap mata pelajaran melalui pengalaman belajar dan lintas disiplin.

2. Menarik : unik, menantang sehingga setiap.yang membaca Modul Ajar merasa penasaran untuk mempelajarinya sesuai dengan Konten-konten yang telah tersedia. 

Sehingga, modul itu akan membuat peserta didik secara aktif dalam proses belajar. Berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya sehingga tidak terlalu kompleks, namun juga tidak terlalu mudah untuk tahap usianya.

3. Relevan dan kontekstual: Berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya, dan sesuai dengan konteks waktu dan tempat peserta didik berada.

4. Berkesinambungan: Keterkaitan alur kegiatan pembelajaran sesuai dengan fase belajar peserta didik


Komponen Modul Ajar

A. INFORMASI UMUM 

     Terdiri dari : 

(1) Identitas Modul/sekolah. Memuat nama penyusun, tahun penyusun, Institusi penyusun, jenjang sekolah, Kelas, alokasi waktu, unit kerja, dll

(2) Komponen Awal. Berupa Kompetensi Awal pengetahuan dan keterampilan Peserta Didik sebelum melaksanakan Pembelajaran. Tujuannya adalah untuk mengukur hasil dari rancangan Modul Ajar dimaksud. 

(3) Profil Pelajar Pancasila. Menjadi tujuan Akhir dari KBM dalam Membentuk Karakter Peserta Didik melalui 6 Komponen Profil Pelajar Pancasila, atau sebagian yang terintegrasi di seluruh pembelajaran.

(4) Sarana dan Prasarana.

(5) Target Peserta Didik. Upaya mengetahui diferensiasi Peserta Didik.  Terdiri dari : Peserta Didik umum (normal), Peserta Didik berkebutuhan khusus, dan Peserta Didik Berkemampuan Tinggi di atas rata-rata. 

(6) Model Pembelajaran

B. KOMPONEN INTI 

1. Tujuan Pembelajara

2. Pemahaman Bermakna 

3. Pertanyaan Pemantik.

    Yaitu Pertanyaan yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu Peserta Didik dan Kemampuan Berfikir Kritisnya.

4. Kegiatan Pembelajaran

5. Asasement

6. Pengayaan dan remedial 

Saat merancang kegiatan pengayaan, diperlukan kemampuan dalam memperhatikan diferensiasi, contohnya lembar belajar/kegiatan yang berbeda dengan kelas.

Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau pembelajaran mengulang.


C. LAMPIRAN-LAMPIRAN 

Terdiri dari : 

(1) Lembar Kerja Peserta Didik

Lembar kerja siswa ini ditujukan untuk peserta didik (bukan guru) dan dapat diperbanyak sesuai kebutuhan untuk diberikan kepada peserta didik, termasuk peserta didik nonreguler.

(2) Bahan Bacaan Guru & Peserta Didik

Bahan bacaan guru dan peserta didik bisa digunakan sebagai pemantik sebelum kegiatan dimulai atau untuk memperdalam pemahaman materi pada saat atau akhir kegiatan pembelajaran.

(3) Glosarium

Glosarium adalah kumpulan istilah-istilah dalam suatu bidang secara alfabetikal lengkap dengan definisi dan artinya. Biasanya glosarium diperlukan untuk kata atau istilah yang memerlukan penjelasan lebih mendalam.

(4) Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah sumber-sumber referensi yang digunakan dalam pengembangan modul ajar.

Referensi yang dimaksud adalah semua sumber belajar (buku siswa, buku referensi, majalah, koran, situs internet, lingkungan sekitar, narasumber, dsb.)


Semoga Bermanfaat 

#nkri_harga_mati

#sahabat_pembelajar

#belajar_tanpa_batas




By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Modul Ajar
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

MODUL PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA


 MODUL PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (MODUL P5)

Oleh : RASIMAN, S.Ag., M.Pd.I 

Pemerhati & Praktisi Pendidikan 


Di dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, bahwa Kegiatan Ekstra Kurikuler mempunyai muatan 25 % sebagai bentuk Implementasi Karakter di Profil Pelajar Pancasila. Projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. 

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaannya. Oleh karenanya, Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (Modul P5) perlu disusun agar Rencana Kegiatan dapat berjalan sesuai dengan Harapan. Berikut ini beberapa Komponen Pokok Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (Modul P5) adalah sebagai berikut :

Modul projek dilengkapi dengan komponen yang menjadi dasar dalam proses penyusunannya serta dibutuhkan untuk kelengkapan pelaksanaan pembelajaran. Modul projek pada dasarnya memiliki komponen sebagai berikut:


1. Profil Modul 

Tema dan topik atau judul modul

Fase atau jenjang sasaran durasi setiap kegiatan. 


2. Dimensi, Elemen, Tujuan

Pemetaan dimensi, elemen, sub-elemen Profil Pelajar Pancasila yang menjadi tujuan projek 


3. Aktivitas 

Alur aktivitas projek secara umum 

Penjelasan tahapan kegiatan dan asesmennya 


4. Asesment 

Instrumen pengolahan hasil asesmen untuk menyimpulkan pencapaian Projek. Rubrik pencapaian (kecuali PAUD) berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik 


Tema yang ada pada Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah sebagai berikut :

1. Gaya Hidup Berkelanjutan 

2. Kearifan Lokal 

3. Bhinneka Tunggal Ika 

4. Bangunlah Jiwa Raga 

5. Suara Demokrasi 

6. Berekayasa dan berteknologi 

7. Kewirausahaan 

 

Prinsip-prinsip Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah :

Holistik

Kontekstual

Berpusat pada Peserta Didik

Eksploratif

 


Semoga Bermanfaat#nkri_harha_mati

#nkri_harga_mati

#sahabat_pembelajar

#pendidikan_tanpa_batas



 







By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Modul Proyek
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

ANTOLOGI VISITING _DALAM CUPLIKAN PENULIS


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Cuplikan Penulis Dalam Antologi Visiting Teacher
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Meningkatkan Kemampuan Guru

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Meningkatkan Kemampuan Guru
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Strategi Kepala Sekolah

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Strategi Kepala Sekolah
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Urgensi Nilai-nilai Religius Dalam Pembinaan Keagamaan


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Urgensi Nilai-nilai Religius
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Rabu, 14 Desember 2022

Suluk ku to Branding

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 14, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Suluk ku to Branding
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Berlayar ke Tepian

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 14, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Berlayar ke Tepian
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Membuat Lembar Kerja Peserta Didik

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 14, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: LKPD
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Strategi Kurikulum

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 14, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Strategi Kurikulum
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Implementasi Standar Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah

 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 14, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Implementasi Standar Manajemen Mutu Kepemimpinan Kepala Sekolah
Location: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Pendidikan Islam dan Masa Depan Bangsa


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 14, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Pendidikan Islam dan Masa Depan Bangsa
Location: Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Ramadhan di Saat Prahara Covid-19


 

By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 14, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: Ramadhan di Saat Prahara Covid-19
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Minggu, 04 Desember 2022

Makna Ujian Dalam Hidup

MAKNA UJIAN HIDUP  

(Rasiman, S.Ag., M.Pd.I-Pemerhati & Praktisi Pendidikan)

Ujian itu, adalah proses yang mesti dilalui setiap makhluk ketika ingin naik level. Tanpa itu, ya akan stagnant bahkan mandeg.Beruntung ketika diuji, atau mengujikan dirinya. Karena pertanda akan dinaikkan derajatnya. Ketika peserta didik diuji,berarti akan dinaikkan kelasnya. Setidaknya sudah dievaluasi sebagai modal usaha meningkatkan uji kelayakan untuk kelas yang lebih tinggi. 

Ujian adalah sebuah proses di dalam pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Tujuannya adalah untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah mengikuti serangkaian proses pembelajaran. Namun tidak jarang masih terdapat sebagian siswa yang menganggap bahwa ujian menjadikan hal menakutkan dalam kehidupan. Sehingga, ujian dianggap sebagai  sesuatu yang menjadi beban kehidupan. Padahal hikmah  itu semua terdapat makna yang mendalam  yang dapat diambil pelajaran untuk menentukan keberhasilan kehidupan kita. 


Di bawah ini beberapa makna yang dapat diambil dari arti sebuah ujian dalam hidup : 

Pertama,

Ujian adalah latihan  Kejujuran

Kejujuran adalah syarat mutlak keberhasilan dan kesuksesan seseorang. Oleh karena itu kejujuran harus ditanamkan sedini mungkin terhadap para peserta didik, salah satunya adalah melalui ujian. Untuk hal tersebut, guru memiliki peran yang kuat untuk menanamkan pemahaman bagi para peserta didiknya akan arti pentingnya kejujuran. Apalah artinya prestasi yang tinggi, nilai yang bagus, namun proses pencapaianya melalui jalur yang penting dan urgent. 


Kedua,

Ujian itu upaya  Melatih Kepercayaan Diri

Kepercayaan diri merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan. Sikap seperti ini dapat dilatih melalui ujian, karena dalam pelaksanaan ujian para peserta didik dituntut untuk dapat memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Orang yang memiliki kepercayaan diri akan mampu mengeksplore potensi yang dimilikinya, sehingga akan mampu menghasilkan sesuatu yang bermakna bagi kehidupannya.

Di sayangkan, saat ini bahwa sikap ini sudah mulai luntur bahkan hilang dalam diri pribadi sebagian peserta didik. Indikasinya adalah masih banyaknya peserta didik yang gemar mencontek, suka kerja sama dengan siswa lain dalam pelaksanaan ujian. Apabila kebiasaan tersebut masih terus berlanjut, tentu hasil ujian akan menjadi bias, tidak mampu mengukur apa yang seharusnya dapat diukur. Selanjutnya bagaimana akibat yang akan dihasilkan bagi proses pembangunan bangsa. Tentunya akan menjadi bangsa yang gagal, karena keadaan Sumber Daya Manusia ( SDM) nya tidak kompeten.

 Ketiga,

Ujian adalah Latihan pada Fokus dan Konsistensi Tujuan 

Ujian akan berhasil dengan memuaskan apabila para peserta ujian mampu focus pada materi yang diujikan dan konsisten dalam mempersiapkan ujian tersebut.  Sikap focus dan konsisten  tersebut sangat dibutuhkan dalam proses kehidupan manusia. Berapa banyak manusia gagal dalam menjalani kehidupanya, karena mereka tidak focus dan tidak konsisten pada tujuan dan kegiatannya. Apabila kita ingin sukses dan berhasil dalam hal apapun, maka focus pada tujuan  dan konsisten terhadap kegiatan MUTLAK diperlukan. Oleh karena itu sangat penting, mengambil hikmah dari ujian yang kita laksanakan adalah untuk melatih agar kita mampu focus dan konsisten pada kegiatan yang telah kita rencanakan.


Keempat,

Ujian adalah Usaha dalam Membangun Sikap Positif.

Salah satu hal yang paling penting dalam ujian adalah memandang dan menghargai proses. Apapun hasil ujian yang dicapai, sebaiknya tidak mengabaikan pada proses yang telah kita lakukan. Sebagai contoh, kita mendapatkan nilai yang belum memuaskan, padahal kita telah bekerja keras untuk menyiapkannya, maka kita tidak boleh pesimis, putus asa, sedih yang berkepanjangan. Karena sifat-sifat tersebut akan menghambat prestasi dan kesuksesan kita. Kita harus mampu mengambil dari sisi positifnya, bahwa kita harus lebih keras lagi dalam belajar dengan strategi yang lebih baik.


Kelima,

Ujian adalah Usaha dalam Mengembangkan Budaya Belajar Efektif.

Salah satu faktor penentu keberhasilan ujian adalah kemampuan kita untuk membentuk budaya belajar yang efektif. Budaya belajar adalah sikap dan nilai-nilai yang dapat kita laksanakan dalam proses pembelajaran. Budaya belajar yang efektif penting untuk diterapkan dan dibiasakan dalam kehidupan kita. Sikap ini tentunya juga akan membawa dampak pada kehidupan kita selanjunya, yakni membangun dan membentuk budaya yang efektif.

Atas dasar itu, kita seyogyanya dapat melihat bahwa ujian adalah sebagai sesuatu yang positif, dan jadikan sebagai sarana untuk membentuk pribadi kita menjadi pribadi yang tangguh dan kompeten, sehingga mampu menghadapi kenyataan hidup ini yang riil, bukan seperti di dunia Maya. 

Wallahu a'lam bishshowwab 

Semoga Barokah & ada manfaatnya.



By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 04, 2022 1 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Senin, 28 November 2022

Santri Barokah

Kunci Sukses Seorang Santri

Jadikan dirimu Budak bagi Guru-gurumu.
Karena Kebarokahan Ilmu seorang santri itu, 70 % bahkan lebih tergantung pada kedekatan seorang santri kepada gurunya. Jadikan gurumu adalah rajamu.Jadikan gurumu adalah penolongmu.Karena guru adalah perpanjangan tangan Tuhanmu. 

Ali bin Abi Tholib, RA.sebagai "Babul Ilmu" pernah mengatakan bahwa dia serahkan dirinya kepada gurunya sebagai budak guru. Hal ini ini semata-mata mengharap barokah Allah melalui gurunya.Inilah totalitas seorang murid dalam mengabdikan diri kepada gurunya. Karena itu carilah guru yang bisa menghantarkan keselamatan hidup di dunia sampai akhirat. 

Jaga dirimu
Jaga etika kepada gurumu
Jangan sampai gurumu sakit hati
Muliakanlah gurumu

Niscaya engkau akan dimuliakan oleh Allah
Dan Rasul-Nya
Dan, orang-orang Sholeh
Dan, orang-orang pecinta ilmu 
 
 
#nkri_harga_mati
#sahabat_pembelajar
#pendidikan_tanpa_batas
 
By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - November 28, 2022 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

 

Cari Blog Ini

http://rasiman1975.blogspot.com/

Rasiman, S.Ag., M.Pd.I

Foto saya
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2023 (1)
    • ►  September (1)
      • ►  Sep 22 (1)
  • ▼  2022 (39)
    • ▼  Desember (38)
      • ▼  Des 18 (5)
        • JUKLAK BANSER PROTOKOLER
        • TEKNIK DASAR KEPROTOKOLERAN BANSER
        • PO BANSER
        • MATERI DIKLATSUS BANSER PROTOKOLER 2
        • MATERI DIKLATSUS BANSER PROTOKOLER 1
      • ►  Des 17 (5)
        • ISRA' MI'RAJ
        • PPT MODEL MIKIR
        • IMPLEMENTASI PENDEKATAN "MIKIR" DALAM RPP
        • MUNASABAH AL-QUR'AN
        • ASBABUN NUZUL AL-QUR'AN
      • ►  Des 16 (4)
        • BERKAH MENJADI GURU PAI
        • KAKI MALAIKT
        • BERBURU KEBERKAHAN DALAM GURU PAI
        • BERTEMU AYAH DALAM MIMPI
      • ►  Des 15 (16)
        • Sejarah Turunnya al-Qur'an
        • Ulumul Qur'an dan Perkembangannya
        • MEMBUAT SOAL HOTS
        • PPT CAPAIAN PEMBELAJARAN
        • PPT PEDOMAN KURIKULUM MERDEKA
        • ppt ATP KURIKULUM MERDEKA
        • PPT MODUL PROYEK
        • PHBI SMPN Lubuk Tua
        • Mengenal Capaian Pembelajaran di Kurikulum Merdeka
        • Mengenal ATP Kurikulum Merdeka
        • MODUL AJAR
        • MODUL PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
        • ANTOLOGI VISITING _DALAM CUPLIKAN PENULIS
        • Meningkatkan Kemampuan Guru
        • Strategi Kepala Sekolah
        • Urgensi Nilai-nilai Religius Dalam Pembinaan Keaga...
      • ►  Des 14 (7)
        • Suluk ku to Branding
        • Berlayar ke Tepian
        • Membuat Lembar Kerja Peserta Didik
        • Strategi Kurikulum
        • Implementasi Standar Manajemen Kepemimpinan Kepala...
        • Pendidikan Islam dan Masa Depan Bangsa
        • Ramadhan di Saat Prahara Covid-19
      • ►  Des 04 (1)
        • Makna Ujian Dalam Hidup
    • ►  November (1)
      • ►  Nov 28 (1)
        • Santri Barokah
  • ►  2020 (1)
    • ►  November (1)
      • ►  Nov 19 (1)
  • ►  2018 (17)
    • ►  November (8)
      • ►  Nov 28 (1)
      • ►  Nov 11 (1)
      • ►  Nov 09 (1)
      • ►  Nov 07 (1)
      • ►  Nov 06 (1)
      • ►  Nov 02 (3)
    • ►  Oktober (9)
      • ►  Okt 30 (3)
      • ►  Okt 29 (3)
      • ►  Okt 28 (1)
      • ►  Okt 27 (2)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Juni (1)
      • ►  Jun 23 (1)
  • ►  2014 (1)
    • ►  Januari (1)
      • ►  Jan 09 (1)
  • ►  2013 (14)
    • ►  Mei (2)
      • ►  Mei 14 (2)
    • ►  Maret (6)
      • ►  Mar 26 (1)
      • ►  Mar 24 (1)
      • ►  Mar 23 (1)
      • ►  Mar 21 (1)
      • ►  Mar 20 (2)
    • ►  Januari (6)
      • ►  Jan 29 (2)
      • ►  Jan 11 (4)

Pendidikan Tanpa Batas

  • ASBABUN NUZUL AL-QUR'AN (1)
  • ATP Kurikulum Merdeka (1)
  • BERBURU KEBERKAHAN DI DALAM GURU PAI (1)
  • BERKAH MENJADI GURU PAI (1)
  • Berlayar ke Tepian (1)
  • BERTEMU AYAH DALAM MIMPI (1)
  • Capaian Pembelajaran (1)
  • Charakter Building (1)
  • Cuplikan Penulis Dalam Antologi Visiting Teacher (1)
  • Implementasi Standar Manajemen Mutu Kepemimpinan Kepala Sekolah (1)
  • ISRA' MI'RAJ (1)
  • JUKLAK BANSER PROTOKOLER (1)
  • KAKI MALAIKAT (1)
  • LKPD (1)
  • MATERI DIKLATS PROTOKOLER 1 (1)
  • MATERI PROTOKOLER 2 (1)
  • MEMBUAT SOAL HOTS (1)
  • Meningkatkan Kemampuan Guru (1)
  • MODEL MIKIR (1)
  • Modul Ajar (1)
  • Modul Proyek (1)
  • MUNASABAH AL-QUR'AN (1)
  • PENDEKATAN MIKIR (1)
  • Pendidikan Islam dan Masa Depan Bangsa (1)
  • PO BANSER (1)
  • PPT ATP KURIKULUM MERDEKA (1)
  • PPT CAPAIAN PEMBELAJARAN (1)
  • PPT MODUL PROYEK (1)
  • PPT PEDOMAN KURIKULUM MERDEKA (1)
  • Ramadhan di Saat Prahara Covid-19 (1)
  • Sejarah Turun Al-Qur'an (1)
  • Strategi Kepala Sekolah (1)
  • Strategi Kurikulum (1)
  • Suluk ku to Branding (1)
  • TEKNIK DASAR KEPROTOKOLERAN BANSER (1)
  • Ulumul Qur'an dan Perkembangannya (1)
  • Urgensi Nilai-nilai Religius (1)

Laporkan Penyalahgunaan

Powered By Blogger

Translate

Total Tayangan Halaman

Pendidikan Tanpa Batas

Founder Pendidikan Tanpa Batas

Entri Populer

  • Filsafat Ilmu ( Pengetahuan Ilmiah dan Kriteria Kebenaran)
    MA KALAH   FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN ILMIAH DAN KRITERIA KEBENARAN                                                       ...
  • Belajar Ilmu Mantiq
    “ BELAJAR ILMU MANTIQ “ (by Rasiman) A. Definisi Ilmu Mantik Menurut lughoh,   manthiq berasal dari bahasa Arab yaitu dari ka...
  • Konsep Ke-Tuhan-an, alam dan manusia menurut al-Kindi, Al-Farabi dan Ibnu Sina
    “ KONSEP KE-TUHAN-AN, ALAM   DAN MANUSIA MENURUT AL-KINDI, AL-FARABI DAN IBNU SINA “. (by Rasiman) I.AL-KINDI             ...
  • Studi Al-Qur'an (Tertib ayat dan tertib Surat)
    TUGAS MAKALAH TENTANG “TERTIB AYAT DAN SURAT” STUDI AL-QUR’AN PROGRAM STUDI ILMU PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI MANAJEMEN PEN...
  • Agama sebagai Produk Perubahan sosial
    AGAMA SEBAGAI PRODUK PERUBAHAN SOSIAL ( by : Rasiman ) PENDAHULUAN             Agama yang kita miliki ini adalah sebagai penuntun...
  • Hadits Pandangan Para Orientalis
    rasiman.bakrasyid@gmail.com A.     Pendahuluan Bagi umat Islam, hadits merupakan sumber hukum yang kedua setelah Al-Qur’an. ...
  • Filsafat Pendidikan Islam dan Sistem Nilai Dalam Pembentukan Kepribadian Muslim ( Individu, Keluarga dan Masyarakat)
    (rasiman.bakrasyid@gmail.com) A. P endahuluan            Diciptakannya manusia di dunia ini oleh Allah swt bukanlah tidak mempu...
  • Haji Zaman Kolonial Belanda
    PELAKSANAAN IBADAH HAJI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL BELANDA   ( Oleh : Rasiman.bakrasyid@gmail.com )             Menunaikan i...
  • Filsafat Kebenaran
    FILSAFAT KEBENARAN ( oleh : Rasiman.bakrasyid@ymail.com ) A. P endahuluan             Bagi manusia, kebenaran merupakan hal...
  • Jalan Menuju Ma'rifatullah
    JALAN MENUJU MA’RIFATULLAH (oleh : Rasiman.bakrasyid@gmail.com ) I.PENDAHULUAN             Agar keimanan dan keyakinan kit...

Daftar Blog Saya

  • Welcome to the Junggle
    Model Pembelajaran P5
    2 tahun yang lalu
bakrasyid. Tema Perjalanan. Diberdayakan oleh Blogger.