Pendidikan Tanpa Batas

Founder Pendidikan Tanpa Batas

Mengenai Saya

Foto saya
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis
Lihat profil lengkapku

Kamis, 15 Desember 2022

Mengenal ATP Kurikulum Merdeka


Alut Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka 

(Rasiman, S.Ag., M.Pd.I : Pemerhati & Praktisi Pendidikan).

Saat ini, dengan digelontorkannya Kurikulum Merdeka oleh Kemendikbudristek RI Mas Nadhim Makarim, maka mengetahui Cara Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah sangat Urgent.

Tanpa itu, kita para Guru akan merasa kebingungan di dalam menyusun Perangkat Ajar, dan Modul Ajar sebagai bagian penting di dalam Pembelajaran.

Berikut ini, akan saya tuliskan beberapa hal yang ada relevansinya dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) agar bapak/Ibu guru dapat dengan mudah memahaminya adalah sebagai berikut :

Dengan telah resmi dan diperkenalkan "Kurikulum Merdeka " oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, pada Februari 2022 lalu. Maka, Kurikulum ini akan menjadi pengganti kurikulum sebelumnya yang dinilai masih memiliki sejumlah kelemahan dalam penerapannya. 

Sehingga, Kurikulum Merdeka diyakini dapat memberikan ruang yang luas dan fleksibel bagi guru dan sekolah dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolahnya masing-masing yang disesuaikan dengan Karakteristik Peserta Didiknya dan Lingkungan sekolah. 

Di dalam kurikulum ini, ada istilah yang namanya Alur Tujuan Pembelajaran atau sering disingkat menjadi ATP. Apa itu ATP Kurikulum Merdeka? Bagaimana cara menyusunnya? Ini pertanyaan-pertanyaan mendasar yang akan dijadikan rujukan di dalam menjawab hal Ikhwal tentang ATP Kurikulum Merdeka. 

Definisi ATP Kurikulum Merdeka 

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang memberikan independensi kepada para Guru dan Peserta didik  untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, sehingga konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.Kurikulum ini secara resmi diperkenalkan pada Februari 2022 lalu dan akan menjadi pengganti Kurikulum 2013. 

Namun, beberapa sekolah sudah ada yang mulai menerapkan Kurikulum Merdeka ini. Kurikulum yang sebelumnya dikenal dengan nama kurikulum prototipe ini diharapkan sudah bisa diterapkan pada semua sekolah di Indonesia di tahun 2024 nanti. 

Di dalam kurikulum baru ini  muncul istilah-istilah baru. Salah satunya adalah Alur Tujuan Pembelajaran atau ATP.ATP atau Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. 

Dalam penyusunan ATP,  alur ini disusun secara linear sesuai dengan urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari. Secara genetal, bahwa ATP Kurikulum Merdeka ini memiliki fungsi yang sama dengan silabus, yakni sebagai acuan perencanaan pembelajaran. 

Bedanya, dalam Alur Tujuan Pembelajaran di Kurikulum Merdeka ini tidak hanya menjadi acuan atau panduan untuk guru saja, tapi juga panduan bagi siswa agar dapat memenuhi pencapaian pembelajaran di akhir fase.Ada dua poin utama dalam ATP Kurikulum Merdeka yang harus Bapak dan Ibu guru perhatikan, yaitu:

Pertama, 
Alur Tujuan Pembelajaran ini adalah panduan untuk guru dan siswa dalam melaksanakan capaian pembelajaran di akhir fase tersebut.

Kedua,
Tujuan pembelajaran disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu.

Cara menyusun ATP Kurikulum Merdeka 

Ketika guru akan menyusun ATP, maka guru harus  memiliki hak untuk menyusun alur pembelajaran masing-masing yang terdiri dari rangkaian tujuan pembelajaran. Namun, di lain sisi, guru juga harus memperhatikan beberapa set alur yang telah diberikan oleh pemerintah.Atas dasar itu, dalam menyusun ATP, guru juga harus memperhatikan tujuh prinsip, yaitu:

Pertama,
Sederhana dan informatif

Kedua,
Esensial dan kontekstual;

Ketiga,
Berkesinambungan

Keempat,
Pengoptimalan tiga aspek kompetensi; (a) merdeka belajar; (b) operasional dan aplikatif; dan (c) adaptif dan fleksibel. Berikut ini  langkah-langkah menyusun Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka. 

Pertama,
Lakukan analisis Capaian Pembelajaran (CP) yang memuat materi, kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Kedua,
Identifikasi kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik sebelum mencapai kompetensi di akhir fase.

Ketiga,
Lakukan analisis setiap elemen atau sub-elemen profil pelajar Pancasila sesuai dengan mata pelajaran dan CP pada fase tersebut. 

Keempat,
Rumuskan tujuan pembelajaran dengan mempertimbangkan kompetensi yang harus dicapai peserta didik, pemahaman bermakna yang dipahami, dan keterampilan berpikir seperti apa yang perlu dikuasai oleh peserta didik agar dapat tercapai tujuan pembelajaran. 

Kelima,
Jika tujuan pembelajaran sudah dirumuskan, maka langkah selanjutnya adalah menyusun tujuan pembelajaran secara linear sesuai dengan urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari. 

Keenam,
Tentukan ruang lingkup materi dan materi utama yang bisa lebih dari satu pada setiap tujuan pembelajaran.

Ketujuh,
Berdasarkan rumusan tujuan pembelajaran, guru dapat menentukan jumlah jam pelajaran yang diperlukan. Misalnya, tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi pengetahuan 120 menit, sikap 120 menit, dan keterampilan 480 menit. 

Aspek yang Terdapat dalam ATP Kurikulum Merdeka

Berdasarkan dari operasional komponen tujuan pembelajaran, ada tiga aspek dalam ATP Kurikulum Merdeka, yaitu kompetensi, konten, dan variasi. Berikut penjelasan tentang hal-hal yang dimaksud adalah sebagai berikut : 

Pertama,
Kompetensi
Kompetensi adalah kemampuan yang dimiliki dan bisa diterapkan oleh siswa dalam bentuk produk ataupun kinerja, baik secara abstrak maupun nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi ini sebagai bukti bahwa siswa sudah berhasil mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.Hal ini bisa dilihat setelah siswa mengikuti dan menyelesaikan rangkaian kegiatan pembelajaran di kelas. Sebagai contoh, siswa dapat menjelaskan kembali materi yang sudah dijelaskan oleh guru, siswa dapat mengutarakan pendapatnya terhadap suatu permasalahan, dan sebagainya. 

Kedua,
Konten
Konten adalah isi atau inti dari pembelajaran yang didapatkan dan harus dipahami oleh siswa setelah mempelajari suatu materi di akhir satu unit pembelajaran. Di sini, Guru dapat menentukan sendiri konten yang harus dipahami oleh siswa di akhir satu unit pembelajaran.Tak hanya itu saja, guru juga dapat mengajukan pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran di unit tersebut. Misalnya, konten tentang perubahan bentuk makanan menjadi feses karena adanya sistem pencernaan dalam tubuh manusia. Dari konten tersebut, Bapak dan Ibu guru bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan materi untuk menguji pemahaman siswa sekaligus melatihnya untuk berpikir kritis. 

Ketiga,
Variasi
Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka juga harus memenuhi aspek variasi, yaitu keterampilan berpikir yang harus dikuasai siswa agar dapat mencapai tujuan pembelajaran. Jadi, tidak hanya diterapkan dalam bentuk terciptanya sebuah produk atau kinerja saja, tujuan pembelajaran juga harus dapat membantu siswa dalam mengasah soft skill yang dimiliki, terutama dalam berpikir. 

Adapun keterampilan berpikir yang harus dimiliki oleh siswa adalah kreativitas, berpikir kritis, serta berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills), seperti analisis evaluasi, prediksi, menciptakan, dan sebagainya.Contoh dari aspek variasi adalah siswa dapat menganalisis suatu permasalahan yang ada di lingkungan sekitar, mulai dari mengidentifikasi penyebab, pengaruh, hingga mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut. 

Kriteria  ATP Dalam Kurikulum Merdeka 

Ada beberapa kriteria dalam ATP Kurikulum Merdeka yang perlu Bapak dan Ibu guru ketahui. 
Berikut beberapa kriteria tersebut, yaitu :

Pertama,
Dapat menggambarkan urutan pengembangan kompetensi apa saja yang harus dicapai oleh siswa di akhir fase pembelajaran.

Kedua,
Setiap fase dalam Alur Tujuan Pembelajaran dapat menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang linear, mulai dari awal fase hingga akhir fase.

Ketiga,
Alur Tujuan Pembelajaran yang dibuat untuk seluruh fase dapat menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang mana di dalamnya tercantum tahapan perkembangan kompetensi antar fase dan jenjang.

 
Semoga Bermanfaat, penuh BAROKAH

#nkri_harga_mati  
#sahabat_pembelajar
#pendidikan_tanpa_batas 







By : Rasiman, S.Ag., M.Pd.I - Desember 15, 2022
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Labels: ATP Kurikulum Merdeka
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

 

  • Model Pembelajaran P5
    Berikut contoh Laporan Kegiatan Pada Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Semoga bermanfaat.   https://youtu.be/1hMoAQNxZ1Q?si=qZAyRry...
  • PPT MODEL MIKIR
     
  • Barang Gadai
    MEMANFAATKAN BARANG GADAI (Rasiman, S.Ag., M.Pd.I) Ketika masih kuliah dulu, sampai saat ini saya masih terngiang betul dengan...

Cari Blog Ini

http://rasiman1975.blogspot.com/

Rasiman, S.Ag., M.Pd.I

Foto saya
Rasiman, S.Ag., M.Pd.I
Seorang Penulis
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2023 (1)
    • ►  September (1)
      • ►  Sep 22 (1)
  • ▼  2022 (39)
    • ▼  Desember (38)
      • ►  Des 18 (5)
      • ►  Des 17 (5)
      • ►  Des 16 (4)
      • ▼  Des 15 (16)
        • Sejarah Turunnya al-Qur'an
        • Ulumul Qur'an dan Perkembangannya
        • MEMBUAT SOAL HOTS
        • PPT CAPAIAN PEMBELAJARAN
        • PPT PEDOMAN KURIKULUM MERDEKA
        • ppt ATP KURIKULUM MERDEKA
        • PPT MODUL PROYEK
        • PHBI SMPN Lubuk Tua
        • Mengenal Capaian Pembelajaran di Kurikulum Merdeka
        • Mengenal ATP Kurikulum Merdeka
        • MODUL AJAR
        • MODUL PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
        • ANTOLOGI VISITING _DALAM CUPLIKAN PENULIS
        • Meningkatkan Kemampuan Guru
        • Strategi Kepala Sekolah
        • Urgensi Nilai-nilai Religius Dalam Pembinaan Keaga...
      • ►  Des 14 (7)
      • ►  Des 04 (1)
    • ►  November (1)
      • ►  Nov 28 (1)
  • ►  2020 (1)
    • ►  November (1)
      • ►  Nov 19 (1)
  • ►  2018 (17)
    • ►  November (8)
      • ►  Nov 28 (1)
      • ►  Nov 11 (1)
      • ►  Nov 09 (1)
      • ►  Nov 07 (1)
      • ►  Nov 06 (1)
      • ►  Nov 02 (3)
    • ►  Oktober (9)
      • ►  Okt 30 (3)
      • ►  Okt 29 (3)
      • ►  Okt 28 (1)
      • ►  Okt 27 (2)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Juni (1)
      • ►  Jun 23 (1)
  • ►  2014 (1)
    • ►  Januari (1)
      • ►  Jan 09 (1)
  • ►  2013 (14)
    • ►  Mei (2)
      • ►  Mei 14 (2)
    • ►  Maret (6)
      • ►  Mar 26 (1)
      • ►  Mar 24 (1)
      • ►  Mar 23 (1)
      • ►  Mar 21 (1)
      • ►  Mar 20 (2)
    • ►  Januari (6)
      • ►  Jan 29 (2)
      • ►  Jan 11 (4)

Pendidikan Tanpa Batas

  • ASBABUN NUZUL AL-QUR'AN (1)
  • ATP Kurikulum Merdeka (1)
  • BERBURU KEBERKAHAN DI DALAM GURU PAI (1)
  • BERKAH MENJADI GURU PAI (1)
  • Berlayar ke Tepian (1)
  • BERTEMU AYAH DALAM MIMPI (1)
  • Capaian Pembelajaran (1)
  • Charakter Building (1)
  • Cuplikan Penulis Dalam Antologi Visiting Teacher (1)
  • Implementasi Standar Manajemen Mutu Kepemimpinan Kepala Sekolah (1)
  • ISRA' MI'RAJ (1)
  • JUKLAK BANSER PROTOKOLER (1)
  • KAKI MALAIKAT (1)
  • LKPD (1)
  • MATERI DIKLATS PROTOKOLER 1 (1)
  • MATERI PROTOKOLER 2 (1)
  • MEMBUAT SOAL HOTS (1)
  • Meningkatkan Kemampuan Guru (1)
  • MODEL MIKIR (1)
  • Modul Ajar (1)
  • Modul Proyek (1)
  • MUNASABAH AL-QUR'AN (1)
  • PENDEKATAN MIKIR (1)
  • Pendidikan Islam dan Masa Depan Bangsa (1)
  • PO BANSER (1)
  • PPT ATP KURIKULUM MERDEKA (1)
  • PPT CAPAIAN PEMBELAJARAN (1)
  • PPT MODUL PROYEK (1)
  • PPT PEDOMAN KURIKULUM MERDEKA (1)
  • Ramadhan di Saat Prahara Covid-19 (1)
  • Sejarah Turun Al-Qur'an (1)
  • Strategi Kepala Sekolah (1)
  • Strategi Kurikulum (1)
  • Suluk ku to Branding (1)
  • TEKNIK DASAR KEPROTOKOLERAN BANSER (1)
  • Ulumul Qur'an dan Perkembangannya (1)
  • Urgensi Nilai-nilai Religius (1)

Laporkan Penyalahgunaan

Powered By Blogger

Translate

Total Tayangan Halaman

Pendidikan Tanpa Batas

Founder Pendidikan Tanpa Batas

Entri Populer

  • Filsafat Ilmu ( Pengetahuan Ilmiah dan Kriteria Kebenaran)
    MA KALAH   FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN ILMIAH DAN KRITERIA KEBENARAN                                                       ...
  • Belajar Ilmu Mantiq
    “ BELAJAR ILMU MANTIQ “ (by Rasiman) A. Definisi Ilmu Mantik Menurut lughoh,   manthiq berasal dari bahasa Arab yaitu dari ka...
  • Konsep Ke-Tuhan-an, alam dan manusia menurut al-Kindi, Al-Farabi dan Ibnu Sina
    “ KONSEP KE-TUHAN-AN, ALAM   DAN MANUSIA MENURUT AL-KINDI, AL-FARABI DAN IBNU SINA “. (by Rasiman) I.AL-KINDI             ...
  • Studi Al-Qur'an (Tertib ayat dan tertib Surat)
    TUGAS MAKALAH TENTANG “TERTIB AYAT DAN SURAT” STUDI AL-QUR’AN PROGRAM STUDI ILMU PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI MANAJEMEN PEN...
  • Agama sebagai Produk Perubahan sosial
    AGAMA SEBAGAI PRODUK PERUBAHAN SOSIAL ( by : Rasiman ) PENDAHULUAN             Agama yang kita miliki ini adalah sebagai penuntun...
  • Hadits Pandangan Para Orientalis
    rasiman.bakrasyid@gmail.com A.     Pendahuluan Bagi umat Islam, hadits merupakan sumber hukum yang kedua setelah Al-Qur’an. ...
  • Filsafat Pendidikan Islam dan Sistem Nilai Dalam Pembentukan Kepribadian Muslim ( Individu, Keluarga dan Masyarakat)
    (rasiman.bakrasyid@gmail.com) A. P endahuluan            Diciptakannya manusia di dunia ini oleh Allah swt bukanlah tidak mempu...
  • Haji Zaman Kolonial Belanda
    PELAKSANAAN IBADAH HAJI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL BELANDA   ( Oleh : Rasiman.bakrasyid@gmail.com )             Menunaikan i...
  • Filsafat Kebenaran
    FILSAFAT KEBENARAN ( oleh : Rasiman.bakrasyid@ymail.com ) A. P endahuluan             Bagi manusia, kebenaran merupakan hal...
  • Jalan Menuju Ma'rifatullah
    JALAN MENUJU MA’RIFATULLAH (oleh : Rasiman.bakrasyid@gmail.com ) I.PENDAHULUAN             Agar keimanan dan keyakinan kit...

Daftar Blog Saya

  • Welcome to the Junggle
    Model Pembelajaran P5
    2 tahun yang lalu
bakrasyid. Tema Perjalanan. Diberdayakan oleh Blogger.